PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA DENGAN METODE ROLE PLAYING PADA KELAS IV SDN 02 NANGGALA
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas IV SDN 02 Nanggala melalui metode bermain peran dalam pembelajaran bahasa Inggris. Subjek penelitian ini berjumlah 19 siswa yang terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data meliputi tes, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode bermain peran dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Pada Siklus I nilai rata-rata sebesar 63,44 dengan ketuntasan klasikal sebesar 31,57%. Setelah dilakukan tindakan pada Siklus II nilai rata-rata meningkat menjadi 80,07 dengan ketuntasan klasikal sebesar 78,94%. Penerapan metode bermain peran terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa khususnya pada dialog bermain peran bahasa Inggris. Berdasarkan hasil temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa metode bermain peran sangat efektif untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas IV SDN 02 Nanggala.
References
Azzet, A. M. (2012). Pendidikan yang Membebaskan. Yogyakarta: AR-RUZZ Media.
Biassari, A., dkk. (2021). Pengembangan Pembelajaran Bahasa Inggris di Sekolah Dasar untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Siswa. Journal of Language and Education, 15(2), 200-212.
Budianti, A., dkk. (2023). Pengaruh Teknologi terhadap Pembelajaran dalam Konteks Pendidikan Modern. Journal of Educational Technology Studies, 10(3), 102-110.
Dewey, J. (1938). Experience and Education. New York: Kappa Delta Pi.
Huda, M. (2015). Model-model pengajaran dan pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Muliyantiningsih, T. (2011). The Effectiveness of Role-Playing Method in Speaking Skill Development. Journal of English Language Teaching, 5(2), 251-264.
Munawir, A. (2020). Penguasaan konsep arah mata angin dengan metode treasure hunt di sekolah dasar. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 9(2), 265-272.
Padallingan, Y., & Munawir, A. (2017, May). Pengimplementasian Model Pembelajaran PDOEDE (Predict-Discuss-Explain-Observe-Discuss) untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Siswa. In Seminar Nasional Teknologi Pembelajaran dan Pendidikan Dasar 2017 (pp. 526-533).
Piaget, J., & Vygotsky, L. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.
Samidi, M. (2011). Bahasa Indonesia Untuk SD/MI Kelas V. Jawa Timur: Masmedia.
Shoimin, A. (2014). 68 Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: AR-RUZZ Media.
Solchan, E., dkk. (2014). Pendekatan Praktis Pembelajaran Bahasa Inggris di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 8(1), 11-18.
Sudjana, D. (2001). Metode Pengajaran Bahasa Inggris. Jakarta: Rajawali Press.
Suyatno, H., dkk. (2008). Induknya Bahasa dan Sastra Indonesia Untuk SD/MI Kelas V. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.
Tarigan, H. G. (2015). Berbicara sebagai suatu kemampuan berbahasa. Bandung: Angkasa.
Copyright (c) 2025 Debora Paikung, Roberto S Situru, Tadius

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




