INTEGRASI MODEL DESIGN THINKING DALAM PERENCANAAN PJBL UNTUK FIKIH DI MI NW BORO' TUMBUH
Abstract
Penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat perencanaan pembelajaran Fikih yang mengintegrasikan Design Thinking ke dalam Project-Based Learning (PjBL) di MI NW Boro’ Tumbuh. Latar belakangnya adalah pembelajaran Fikih yang seringkali kurang aplikatif dan kontekstual. Metode yang digunakan adalah R&D dengan model ADDIE, melibatkan siswa kelas V. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan tes, lalu dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian berupa RPP Fikih terstruktur yang memadukan lima fase Design Thinking (Empathize hingga Test) ke dalam tahapan PjBL. Implementasi menunjukkan peningkatan keterlibatan aktif siswa, kemampuan berpikir kritis-kreatif dalam menyelesaikan proyek fikih kontekstual (seperti merancang panduan ibadah harian), serta peningkatan pemahaman konseptual. Integrasi ini terbukti efektif menciptakan pembelajaran Fikih yang lebih bermakna, relevan, dan berpusat pada siswa, sehingga direkomendasikan untuk dikembangkan pada materi PAI lainnya.
References
Fredricks, J. A., Blumenfeld, P. C., & Paris, A. H. (2004). School engagement: Potential of the concept, state of the evidence. Review of Educational Research, 74(1), 59–109. https://doi.org/10.3102/00346543074001059
Hasanah, N., & Malikhah, I. (2022). Project-based learning dalam pendidikan agama Islam: Teori dan aplikasi. PT. RajaGrafindo Persada.
Ibrahim, T., & Khoiriyah, N. (2021). Integrasi design thinking dalam kurikulum merdeka belajar untuk meningkatkan kreativitas peserta didik. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 6(2), 145–160. https://doi.org/10.24832/jpnk.v6i2.245
Kemendikbudristek. (2022). Capainian pembelajaran mata pelajaran pendidikan agama Islam dan budi pekerti fase B (kelas III-IV). Badan Standar, Kurikulum, dan Asssmen Pendidikan.
Khoiruddin, M. A. (2020). Pembelajaran fikih kontekstual di madrasah ibtidaiyah: Tantangan dan strategi. *Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 5*(1), 38–55. https://doi.org/10.25299/al-thariqah.2020.vol5(1).4667
Lapasau, M., & Sambira, O. (2023). Pengembangan perangkat pembelajaran PjBL berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa SD. Jurnal Basicedu, 7(1), 223–234. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i1.4201
Mulyasa, E. (2021). Implementasi kurikulum 2013 revisi. PT. Bumi Aksara.
Nurfadillah, S., & Apdoludin, A. (2023). Analisis kebutuhan pengembangan model pembelajaran design thinking pada mata pelajaran PAI sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(1), 89–102.
Plattner, H. (2010). An introduction to design thinking: Process guide. Institute of Design at Stanford.
Razzouk, R., & Shute, V. (2012). What is design thinking and why is it important? Review of Educational Research, 82(3), 330–348. https://doi.org/10.3102/0034654312457429
Riduwan. (2022). Skala pengukuran variabel-variabel penelitian. Alfabeta.
Sagala, S. (2022). Konsep dan makna pembelajaran. Alfabeta.
Setyosari, P. (2020). Metode penelitian pendidikan dan pengembangan (Edisi Keenam). Prenadamedia Group.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-2). Alfabeta.
Trianto. (2021). *Mendesain model pembelajaran inovatif-progresif: Konsep, landasan, dan implementasinya pada kurikulum 2013*. Prenadamedia Group.
Wena, M. (2020). Strategi pembelajaran inovatif kontemporer. Bumi Aksara.
Copyright (c) 2026 Muh Zulkifli, Muh. Thala'at

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




