ANALISIS FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS IV SDN 4 RANTEPAO

  • Enjelina Tandirogang Universitas Kristen Indonesia Toraja
  • Benyamin Salu Universitas Kristen Indonesia Toraja
  • Yohanis Padallingan Universitas Kristen Indonesia Toraja

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab rendahnya motivasi belajar matematika pada siswa kelas IV di SDN 4 Rantepao. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya motivasi belajar matematika pada siswa disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal mencakup kurangnya perhatian siswa terhadap pembelajaran, rendahnya motivasi diri, dan kesulitan dalam memahami materi matematika yang diberikan oleh guru. Selain itu, rasa tidak percaya diri dan ketakutan untuk bertanya atau berpartisipasi aktif juga menjadi kendala. Faktor eksternal yang mempengaruhi antara lain metode pengajaran guru yang monoton dan kurang bervariasi, serta keterbatasan sarana dan prasarana pembelajaran seperti alat peraga yang kurang jelas. Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan variasi dalam metode pengajaran, penggunaan media pembelajaran yang menarik, serta peningkatan fasilitas yang dapat mendukung proses belajar mengajar. Dengan demikian, diharapkan motivasi belajar matematika siswa dapat meningkat

References

Aviana, R. (2015). Pengaruh konsentrasi belajar terhadap pemahaman siswa dalam pembelajaran matematika. Jurnal Pendidikan Matematika, 8(2), 121-130.
Aunurrahman, A. (2014). Konsentrasi belajar sebagai faktor psikologis dalam pemahaman matematika. Jurnal Psikologi Pendidikan, 6(1), 45-55.
Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W.H. Freeman and Company.
Buyung, I. (2022). Persepsi siswa terhadap kesulitan belajar matematika dan pengaruhnya terhadap motivasi belajar. Jurnal Pendidikan Dasar, 14(3), 99-106.
Cahyadi, T. (2013). Ketakutan terhadap kesalahan dalam pembelajaran matematika pada siswa. Jurnal Penelitian Pendidikan, 5(1), 25-34.
Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2000). The "what" and "why" of goal pursuits: Human needs and the self-determination of behavior. Psychological Inquiry, 11(4), 227-268. https://doi.org/10.1207/S15327965PLI1104_01
Gunderson, E. A. (2018). Respon guru terhadap kesalahan siswa dan pengaruhnya terhadap motivasi belajar. Jurnal Pendidikan dan Psikologi, 3(2), 67-74.
Kusnadi, R. (2017). Peran lingkungan sosial dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan Sosial, 10(2), 45-53.
Munawir, A., & Padallingan, Y. (2022). Hubungan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran Daring Masa Pandemi Di Kelas IV SDN 6 Sopai. Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 5(1), 57-65.
Sari, D. (2014). Metode pengajaran yang bervariasi dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran matematika. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(3), 178-186.
Siregar, H. (2016). Pengaruh metode pengajaran monoton terhadap motivasi belajar siswa di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan, 9(1), 88-95.
Wahyuninisih, S. (2012). Dampak sikap siswa terhadap pembelajaran matematika di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Matematika, 4(2), 80-88.
Yuniar, R. (2018). Rendahnya rasa percaya diri siswa dalam pembelajaran matematika. Jurnal Pendidikan dan Psikologi, 5(1), 111-118.
Published
2025-04-26
How to Cite
Tandirogang, E., Salu, B., & Padallingan, Y. (2025). ANALISIS FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS IV SDN 4 RANTEPAO. Al-Mujahidah, 6(1), 125-135. https://doi.org/10.51806/al-mujahidah.v6i1.266
Section
Articles