STRATEGI PEMBELAJARAN MICRO LEARNING BERBASIS INQUIRYI LEARNING DALAM MENINGKATKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS PESERA DI KELAS V PADA MATA PELAJARAN MULOK

  • Fatmala I. Bumbuluto Institut Agama Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo
  • Razak H. Umar Institut Agama Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo
  • Aris Iskandar Institut Agama Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara meningkatan kemapuan Berpikir Kritis peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Micro Learning Berbasis Inquiry Learning pada mata pelajaran muatan lokal DAS dan Danau di kelas V SDN 17 Limboto. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 20 peserta didik kelas V SDN 17 Limboto. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, tes, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Micro Learning Berbasis Inquiry Learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Hal ini terlihat dari peningkatan ketuntasan belajar pada setiap siklus. Pada tahap pra siklus, peserta didik yang mencapai ketuntasan sebanyak 6 orang (30%). Pada siklus I meningkat menjadi 11 orang (55%), dan pada siklus II meningkat menjadi 17 orang (85%). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Micro Learning Berbasis Inquiry Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas V SDN 17 Limboto.

References

Alfi, D. Z. (2021). Studi kebijakan tentang kurikulum pengembangan muatan lokal. Rabbani: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(1), 1–14.

Aprilianto, A., Anjarini, T., & Ngazizah, N. (2022). Penerapan model problem based learning dalam upaya meningkatkan kemampuan critical thinking and collaboration materi sejarah Indonesia kelas V SD Negeri Hargorojo tahun ajaran 2021/2022. Journal on Teacher Education, 4(2), 369–379.

Budyartati, S. (2019). Tes kognitif diagnostik untuk mendeteksi kesulitan belajar siswa sekolah dasar. Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran, 1(1), 40–50.

Ekaprasetya, S. N. A., Azizah, W. N., Sudarmansyah, R., & Rostika, D. (2024). Penerapan model inquiry learning dalam pembelajaran pembentukan kalimat sederhana. JLEB: Journal of Law, Education and Business, 2(1), 702–707.

Fahmi, M., & Wiguna, S. (2023). Efektivitas model pembelajaran inquiry learning dalam meningkatkan pemahaman siswa. Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 2(4), 134–140.

Farhan, M. A., Syah, W. F., Khobir, A., & Mahmudah, U. (2024). Microlearning sebagai strategi pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir siswa (SPPKB) di era digital. Jurnal Basicedu, 8(5), 4026–4038.

Firdaus, W., & Irianto, A. (2024). Pengaruh inquiry based learning berbantuan media Sparkol VideoScribe terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dalam pendidikan Pancasila. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(4).

Jamalludin, Riduansyah, & Krisnohadi, A. (2023). Studi karakteristik DAS dan kualitas air untuk irigasi pada sub daerah aliran sungai (DAS) Tayan bagian hilir Kabupaten Sanggau. Jurnal Sains Pertanian Equator, 12(4), 892.

Muliarsa, I. K., Sudiatmika, A. A. I. A. R., & Pujani, N. M. (2024). Problem based learning bermuatan kearifan lokal terhadap kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa SMP. Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru, 7(2), 415–425.

Published
2026-08-03
How to Cite
Bumbuluto, F. I., Umar, R. H., & Iskandar, A. (2026). STRATEGI PEMBELAJARAN MICRO LEARNING BERBASIS INQUIRYI LEARNING DALAM MENINGKATKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS PESERA DI KELAS V PADA MATA PELAJARAN MULOK . Al-Mujahidah, 7(2), 398-406. https://doi.org/10.51806/al-mujahidah.v7i2.441
Section
Articles