PENDIDIKAN KARAKTER MENURUT IBNU MISKAWAIH

  • Nunu Burhanuddin Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
  • Gifra Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Indonesia

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemikiran pendidikan karakter Ibnu Miskawaih, seorang filsuf
Islam yang menekankan pembentukan karakter melalui konsep akhlak yang tertuang dalam
kitabnya, Tahdzib al-Akhlak. Menurutnya, karakter manusia terdiri dari empat komponen
utama: pengendalian nafsu, keberanian, kebijaksanaan, dan keadilan. Ibnu Miskawaih
percaya bahwa karakter dapat diubah melalui pendidikan yang sistematis, disiplin, dan
pemberian nasihat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan historis,
berdasarkan kajian pustaka terhadap literatur terkait biografi dan pemikiran Ibnu Miskawaih.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter bertujuan menciptakan manusia
berakhlak mulia, mencapai kebahagiaan, dan kesempurnaan. Ibnu Miskawaih mengusulkan
metode pembentukan karakter melalui latihan berulang, introspeksi, dan penanaman nilai
akhlak sejak dini. Ia juga menekankan pentingnya menanamkan nilai moral dalam pendidikan
untuk membentuk perilaku baik yang spontan. Pemikiran ini relevan dalam menjawab
tantangan pendidikan modern yang sering kali mengabaikan moralitas dalam orientasi
pembelajaran. Pendidikan karakter ala Ibnu Miskawaih menawarkan pendekatan holistik yang
mengintegrasikan akhlak, ilmu pengetahuan, dan tanggung jawab sosial untuk menghasilkan
individu yang berkepribadian mulia serta bermanfaat bagi masyarakat

References

Andy Riski Pratama. (2023). Implementasi Metode Brainstorming Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Kelas Xi SMA Negeri 4 Bukittinggi. Madinah: Jurnal Studi Islam, 10(1), 120–130. https://doi.org/10.58518/madinah.v10i1.1496
Andy Riski Pratama, Yulius, Maysa Latifa, Syafrudin, & Messy. (2024). INOVASI KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DALAM MENDORONG PENANAMAN NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL. An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam, 4(1), 145–152. https://doi.org/10.51806/an-nahdlah.v4i1.160
Arifin, A. S. (2023). Human Capital Investment: Meningkatkan Daya Saing Global Melalui Investasi Pendidikan. Jurnal Education and Development, 11(2), 174–179. https://doi.org/10.37081/ed.v11i2.4672
Asy’ari, I., & Trisno, B. (2022). IRJE : JURNAL. IRJE: JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 3(1), 755–761. https://doi.org/https://doi.org/10.24090/sjp.v2i1.6524
Atmanti, H. D. (2020). Investasi Sumber Daya Manusia Melalui Pendidikan. Dinamika Pembangunan, 2(1), 30–39.
Djunaid, H. (2014). Konsep Pendidikan Dalam Alquran (Sebuah Kajian Tematik). Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan, 17(1), 139–150. https://doi.org/10.24252/lp.2014v17n1a10
Hardiyati, M., & Baroroh, U. (2023). Tujuan dan Materi Pendidikan dalam Perspektif Al-Quran. Jurnal Penelitian, 13(1), 97. https://doi.org/10.21043/jp.v13i1.4921
Kemenkeu. (2022). Kajian Pengarusutamaan Gender Analisis Ketimpangan Gender Spasial dan Pengaruhnya Terhadap Perekonomian Wilayah. Badan Kebijakan Fiskal, Kementerian Keuangan, 1–125.
Kusuma, D. indah prahesti. (2018). relevansi QS. Al-Mujadallah Ayat 12-13 terhadap Biaya Pendidikan Islam.
Laili, V. S. A., Ananda, D. A. R., Putra, G. A., & Prahardana, M. W. (2022). Kosmologi Kalpataru: Representasi Kehidupan Dan Pengharapan Masyarakat Jawa Di Abad 9-16 Masehi. Sejarah Dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya, Dan Pengajarannya, 16(2), 265. https://doi.org/10.17977/um020v16i22022p265-275
Lorensius, & Ping, T. (2021). Model Pembiayaan Pendidikan di Perguruan Tinggi Pada Masa Covid-19. Indonesian Journal Of Education And Humanity, 1(2), 107–119.
Muhamad Iqbal, Silfia Hanani, Nur Indri Yani Harahap, & Andy Riski Pratama. (2023). Kritik Karl Marx terhadap Manajemen Pendidikan Islam: Perspektif Sosiologi Kritis. Jurnal Riset Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 2(4), 31–42. https://doi.org/10.56444/soshumdik.v2i4.1226
Musa, F., Program, M., Uinsu, D., & Rokan Bagan Batu, S. (2020). Islamic Education Financing for the XXI Century. 20, 14–26.
Pratama, A. R. (2023). Implikasinya Pendidikan Karakter Peserta Didik Dalam Q . S Al Hujurat Ayat 1-5 Menurut Tafsir Ibnu Katsir. 3(1), 42–49.
Productivity, H., & Earning, H. (2019). Pengelolaan dan Pembiayaan Pendidikan. 1–9.
Purwanto, R. (2021). Kepemimpinan Visioner Kepala Sekolah Terhadap Mutu dan Kualitas Sekolah di SD Negeri Soko. Jurnal Pendidikan Dan Teknologi Indonesia, 1(4), 151–160. https://doi.org/10.52436/1.jpti.26
Qur’an XI, F. Z. (n.d.). Al-Mujadalah-Indon.Pdf.
Soedibyo. (2020). UU NO 20 TAHUN 2003. Teknik Bendungan, 1, 1–7.
Sugiyono, D. (2013). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D.
Syafri, U. A., Mujahidin, E., Tamam, A. M., Dewi, R., Kusnadi, A., Umam, K., & Evie, S. (2022). Konsep manajemen keuangan untuk pendidikan Islam berbasis prinsip ZISWAF. Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam, 15(3), 357. https://doi.org/10.32832/tawazun.v15i3.8393
Warmanto, E. (2024). Pembiayaan Pendidikan Islam. Jurnal Intelek Dan Cendekiawan Nusantara, 1(1), 29–37.
Zaini, Z. A. H. (2016). Tafsir Surat Al-Mujadilah Ayat 12-13 Tentang Manajemen Pembiayaan Pendidikan (Pendekatan Teoritis Dan Praktis). Qolamuna, 5(2), 1–23.
Published
2024-12-17
How to Cite
Nunu Burhanuddin, & Gifra. (2024). PENDIDIKAN KARAKTER MENURUT IBNU MISKAWAIH. An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam, 4(2), 540-546. https://doi.org/10.51806/an-nahdlah.v4i2.379