IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA KELAS IV SD NEGERI 076 KAYU JATI PANYABUNGAN
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan mendeskripsikan implementasi pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas IV SD Negeri 076 Kayu Jati Panyabungan, serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambatnya. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Pancasila yang dinilai cukup optimal karena tingginya minat belajar peserta didik, strategi pembelajaran yang bervariasi, serta penggunaan media yang menarik. Strategi pembelajaran berdiferensiasi menjadi solusi yang relevan karena menyesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara dengan guru Pendidikan Pancasila dan kepala sekolah, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran berdiferensiasi terdiri atas tiga tahap, yaitu: (1) tahap perencanaan dengan peran guru sebagai fasilitator dan motivator; (2) tahap pelaksanaan meliputi asesmen diagnostik, diferensiasi konten, proses, dan produk; serta (3) tahap evaluasi melalui asesmen formatif dan sumatif. Faktor pendukungnya meliputi kurikulum yang fleksibel, keberagaman peserta didik, sarana prasarana, kebijakan, dukungan pemerintah, dan kompetensi guru. Adapun faktor penghambatnya adalah keterbatasan waktu, ruang, fasilitas, dan pelatihan kurikulum merdeka yang masih minim.
Referensi
Arrohman, D. A., & Lestari, T. (2023). Analisis keragaman peserta didik dan implementasi kurikulum merdeka pada mata pelajaran fisika. Journal of Science and Education Research, 2(2), 1–11.
Creswell, J.W (2018). Research design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Sage Publications, Los Angeles.
Danuri S.B. Waluyo Sugiman Y.L. Sukestiyarn. (2023). Model Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Sekolah Dasar Inklusif.
Fauzi, S. A., & Mustika, D. (2022). Peran guru sebagai fasilitator dalam pembelajaran di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 4(3), 2492–2500.
Indonesia, Republik. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Sekretariat Negara, 2003.
Latifah, D. N. (2023). Analisis gaya belajar siswa untuk pembelajaran berdiferensiasi di Sekolah Dasar. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 3(1), 68–75.
Parawangsa, E., Dewi, D. A., & Furnamasari, Y. F. (2021). Hakikat Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar (SD). Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 8050–8054.
Sugiyono, D. (2010). Memahami penelitian kualitatif.
Suwandi, F. P. E., Rahmaningrum, K. K., Mulyosari, E. T., Mulyantoro, P., Sari, Y. I., & Khosiyono, B. H. C. (2023). Strategi pembelajaran diferensiasi konten terhadap minat belajar siswa dalam penerapan Kurikulum Merdeka. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Dasar, 1, 57–66.
Tomlinson, C. A. (2017). The Rationale for Differentiating Instruction in Academically Diverse Classrooms. DIFFERENTIATE INSTRUCTION : in Academically Diverse Classooms, 12–18. http://www.ascd.org/ASCD/pdf/siteASCD/publications/books/HowtoDifferentiateInstructioninAcademicallyDiverseClassrooms-3rdEd.pdf
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-nc-sa4.footer##



