PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SOMATIC AUDITORY VISUAL INTELLECTUAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI UNSUR INTRINSIK CERITA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam mengidentifikasi unsur intrinsik cerita melalui penerapan model pembelajaran Somatic Auditory Visual Intellectual pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas V SDN 21 Limboto. Permasalahan yang dihadapi dalam pembelajaran sebelumnya adalah rendahnya kemampuan siswa dalam mengidentifikasi unsur intrinsik cerita, seperti tema, tokoh dan penokohan, latar, alur, dan amanat, serta penggunaan model pembelajaran yang belum optimal dan masih bersifat konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari satu kali pertemuan. Metode pengumpulan data lembar observasi dan soal tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif data yang diperoleh dari hasil observasi dan hasil tes akan diterangkan serta disimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkan model SAVI. Pada siklus I, nilai rata-rata siswa mencapai 64,09 dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 45%. Setelah tindakan pada siklus II, nilai rata-rata menjadi 86,82 dengan ketuntasan klasikal sebesar 86%. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran Somatic Auditory Visual Intellectual (SAVI) terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam mengidentifikasi unsur intrinsik cerita
References
Alfiani, D. A. (2016). Penerapan model pembelajaran SAVI (Somatis, Auditori, Visual, Intelektual) terhadap hasil belajar anak usia dini. Volume, 1-15.
Armstrong, T. (2018). Multiple intelligences in the classroom (4th ed.). ASCD.
Fatimah, A. (2019). Pengaruh model pembelajaran SAVI (Somatic, Auditory, Visual, Intellectual) terhadap hasil belajar IPS dikelas V SDN 112312 Simpang Empat [Unpublished undergraduate thesis]. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.
Felder, R. M., & Brent, R. (2016). Teaching and learning STEM: A practical guide. Jossey-Bass.
Gardner, H. (2011). Frames of mind: The theory of multiple intelligences (3rd ed.). Basic Books.
Hasanah, N., & Arip, M. (2021). Media pop up book untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di sekolah dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(1),
Mayer, R. E. (2017). Multimedia learning (2nd ed.). Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/9781316941355
Meier, D. (2000). The accelerated learning handbook. McGraw-Hill.
Pashler, H., McDaniel, M., Rohrer, D., & Bjork, R. (2008). Learning styles: Concepts and evidence. Psychological Science in the Public Interest, 9(3), 105-119. https://doi.org/10.1111/j.1539-6053.2009.01038.x
Rusman. (2020). Model-model pembelajaran: Mengembangkan profesionalisme guru. Raja Grafindo Persada.
Siti Cahyani. (2017). Pendidikan dan pembelajaran di era digital (Cet. 1). Prenada Media Group.
Tomlinson, C. A. (2017). How to differentiate instruction in academically diverse classrooms (3rd ed.). ASCD.
Wiggins, G., & McTighe, J. (2005). Understanding by design (2nd ed.). ASCD.
Yusri, I. N., et al. (2019). Penggunaan pendekatan SAVI (Somatik Auditori Visual Intelektual). Center.
Zimmerman, B. J. (2002). Becoming a self-regulated learner: An overview. Theory Into Practice, 41(2), 64-70. https://doi.org/10.1207/s15430421tip4102_2
Copyright (c) 2025 Putri Ananda, Andi Nurwati, Karmila Iskandar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




